Abiazmi’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Okt
12

sulaiman

PROPIL KH. SULAIMAN

KH. Sulaeman lahir di Batujajar Kabupaten Bandung Barat ,Jawa Barat pada tahun 1830.

Ayahnya adalah H. Syarif berasal dari Pandeglang Banten. H. Syarif  masih keturunan Syaih Maulana Yusuf

Ibunya adalah Hj. Siti Mulya  .putra seorang petinggi kabupaten Bandung.. Beliau sering juga dipanggil Ma Inggit, karena selalu banyak ringgit.

KH. Sulaeman menikah dengan Hj. Siti Khodijah , ketika beliau ikut pasaran tafsir di Ajengan (Mama Aon) Mangunreja Tasikmalaya.

Hj. Siti Khodijah adalah putra Rd. Sumadipraja berasal dari Sumedang masih keturunan Geusan Ulun.

Ibunya Hj. Siti Khodijah adalah Hj. Fatimah berasal dari Tasikmalaya keturunan Sukapura.

KH. Sulaeman menghabiskan masa kecilnya di Batujajar . Karena anak tunggal , kasih sayang ayah dan ibunya tertumpu  kepadanya.

Pada usia enam tahun, beliau jadi murid sekolah dasar HIS , dan di sana mulai belajar bahasa Belanda.

Ayahnya seorang saudagar, punya toko terletak di pinggir jalan besar. Di dekat tokonya  ada Mesjid Besar. Tokonya menjadi tempat peristirahatan bagi mereka yang bepergian jauh . Selain untuk kepentingan dengan kebutuhan isi perut juga bagi mereka yang hendak melaksanakan shalat.

Pada masa remaja, KH. Sulaeman  pernah mengidap penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Penyakitnya itu sempat menjadi perhatian bahkan dijadikan observasi oleh para dokter Belanda.

Ayah dan ibunya sempat kebingungan dengan penyakit yang diderita oleh anaknya itu. Ayahnya bernadzar, :”Jika anak saya sembuh dari penyakitnya, dia akan di kepesantrenkan.”

Alhamdulillan penyakitnya itu sembuh.Para dokter bahagia akan keberhasilannya. Mereka mengucapkan terima kasih kepadanya KH. Sulaeman dan ayah ibunya. Orang tuanya sujud syukur atas kesembuhan penyakit anaknya itu.

Sejak kesembuhannya dari penyakit tersebut, beliau pergi mencari ilmu di pesantren. Beliau  menggali ilmu dari beberapa pesantren, yakni pesantren Ciburial (Padalarang), Cibabat, Cibaduyut, Cikalama, Keresek, Lekor, Mangunreja, Balakasap, dan pasantren Pangkalan.

KH.Sulaiman , sosok manusia yang haus akan ilmu, terbukti pada tahun 1913, beliau pergi ibadah haji dan bermaksud akan bermukim di Mekah. Namun, pemerintahan Arab Saudi tidak memberi izin, bahkan yang sudah lama bermukim juga disuruh pulang ke Negara masing-masing

Sekalipun dia sudah menikah dengan Hj. Siti Khodijah, tapi masih tetap menjadi santri di pesantren Dukuh (Tarogong, Garut). Istri dan anaknya  tinggal di kobong sebagaimana santri lainnya. Anaknya yang ikut jadi santri itu  adalah Endang Muhammad dan Dudung Juwaeni.

.

Ketika beliau masih mencari ilmu di pesantren, H. Safari yang masih keluarga dari ibunya akan mewakafkan tanahnya jika beliau sudah selesai nyantrinya.

Sepulang dari Pesantren ,beliau mengadakan  pengajian  di rumah ayahnya . Setelah H. Safari benar-benar menyerahkan tanahnya untuk dijadikan tanah waqaf, beliau mendirikan pesantren.

Pada tahun 1917, beliau mendapat surat izin mendirikan dan menyelenggarakan pendidikan pesantren dari pemerintahan colonial Belanda.

Beliau adalah Ulama Besar , santrinya selain dari daerah  Kabupaten Bandung ,Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cimahi ,juga tersebar di berbagai daerah Sukabumi,Garut,Cianjur,Sumedang,Banten,

Tasikmalaya dsb.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, beliau menjual hasil pertanian yang yang dikelola  bersama-sama santrinya, dan hasil bagi hasil dari tanah yang diparokan kepada masyarakat.

Istrinya selain membatik juga senang membuat kue untuk dijual di Pasar Batujajar. Kebetulan rumah dan pesantren terletak di Depan Pasar Batujajar.

Dalam mendidik santrinya beliau dibantu oleh putranya yang tertua, yakni KH. Endang Mahmud. Putranya  yang tertua ini pernah bermukin di Mekah selama sepuluh tahun. Keilmuannya tidak diragukan lagi. Beliau sangat terbantu oleh putranya itu ,. kitab-kitab yang dibawa dari Mekah sangat banyak ( 4 Ton), dari berbagai kajian keislaman.

Namung, sayang usia KH. Endang Mahmud pada usia relative masih muda , sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Beliau mempunyai prinsip bahwa pengajian itu jangan berhenti sekalipun dalam keadaan genting, sekalipun seorang.

Dalam keadaan apapun pengajian tidak berhenti, sekalipun  ketika sibuk harus evakuasi, pengajian tetap di selenggarakan. Santri-santrinya ikut evakuasi mengungsi  ke berbagai daerah, dari gunung ke gunung mengarungi sungai, mendaki gunung, melewati hutan dan semak belukar . Pengajian diselengarakan di tempat terbuka atau di rumah-rumah penduduk, atau di rumah santri  yang terlewati oleh tujuan evakuasi.Tempat evakuasi di sekitar daerah Cihampelas,Cililin, Rancapanggung, Sindang Kerta, Cijenuk dsb.

Intensitas kegiatan pengajian menurun, setelah beliau sering sakit, harus pergi ke dokter atau harus dirawat di rumah sakit. Tapi sekalipun demikian , beliau menitipkan pengajiannya kepada santri-santrinya yang sudah senior.

Pada tanggal 27 September 1971, KH. Sulaiman wafat dipanggil Yang Maha Kuasa  meninggalkan istri dan delapan anaknya yakni Mualim Dudung Juwaeni, Hj. Siti Maskiyah, KH. Fahrudin, Hj. Siti Juwaeriyah, Siti Rohmah, Atang Ruswita, Siti Jubaedah . Meninggal dengan tenang pukul 23.30 WIB di tempat kediamannya, di Komplek Pesantren Assalafiyyah Batujajar.

Setelah KH. Sulaiman wafat, Pesantren Assalafiyyah diasuh oleh putranya, Mualim Udung Djuwaeni.

Buku Cantetan Mama Sulaeman

Sep
29

Manusia lahir ke dunia bila disekitarnya menerima dengan penuh kasih sayang, maka akan selamat dari bencana. Tidak akan ada penindasan yang berarti. Dia akan tumbuh berkembang dengan baik.

Masa kanak-kanak, masa yang menyenangkan , no problem. Dia bertindak seadanya tanpa batas, memang kenyataannya mereka belum paham, apa itu pelaturan. Mereka bertindak dengan bebas dan selalu menyenangkan. Bahkan orang yang melihatnyapun akan senang dengan berbagai tindakannya yang lugu, lucu, tampa beban. Orang sekitarnyalah yang menentukan bahagia atau celaka. mereka ada dalam pengawasan lingkungannya. Coba lihat mereka berkreasi. Salahpun ditertawakan, apalagi kalau benar dikagumkan. Salah dan benar no problem buat mereka. Memang masa kecil itu sangat indah dan menyenangkan.

Gambar di atas menunjukkan betapa bebasnya mereka berkreasi. Orang tua yang melihatnya akan kagum, mempunyai anak yang berani tampil tanpa beban. Penonton yang lain mentertawakannya jika ada yang lucu. Anak yang ditertawakan “cuek aja, yang penting aku tampil”.

Jul
25

Masigit nu aya di tukangen warung sangu H Syarif di pengkolan hareupeun Asrama Walanda di Batujajar remen dipake tempat ngaso//istirahat ku anu rek nyaba ka kota. angot nu rek istirahat teh ku anu geus laleumpangan jauh ti daerah Cihampelas atawa Cililin atawa daerah lainna..
Warung H Syarif kabilang rempeg ku jajanan nu dibutuhkeun ku anu hayang minuhan beuteung komo ku anu lapar.

Ari geus nyalse mah gura-giru nu istirahat teh marandi ngabersih keun jeung nyegerkeun awak sangkan aya sumanget deui pikeun neruskeun perjalanan. Nu biasana mah lamun seug geus beres mandi beres ngopi atawa dahar tuluy ngadon sholat di masjid jami H.Syarif.

Masjid H. Syarif antukna rame unggal waktu ku anu istirahat ,ngopi, mandi jeung nungadon sholat. Ari unggal waktu rek sholat fardlu sok ditakol bedug, oge sok dipake ngabejaan rek datangna bulan puasa atawa ngabejaan yen isukna teh arek puasa.Atawa ngabejaan waktuna rek lebaran. Masyarakat sok nyebutna teh ngadulag.

Nabeh bedug rek ngabejaan sholat beda jeung ngadulag. Ari ngadulag mah terus-terusan nepika rame kadenge na teh. Ari ku anu teu reuseupeun mah matak ngaganggu. Alatan ngaganggu waktu ngasona.

Kaalaman harita waktu rek lebaran masyarakat di sabuderen masjid H Syarif keur ngadulag, na eta mah datang walanda mamawa semurai jeung kampak , bari teu antaparah deui eta walanda teh nyacagan bedug ngabolongan kulit bedug, nepika eta bedug teh teu mangrupa deui, teuing bakat ku ambeg kusabab ngaganggu atawa kusabab ngewa pedah teu saagama. Antukna eta masjid teh ku walanda kudu dipindahkeun ka tempat anu leuwih singkur, ulah aya di eta tempat. Nya dipindahkeun ku H. Syarif teh di hareupeun Pasantren Batujajar nu sesepuhna KH. Sulaeman, putrana H. Syarif.

Agu
31

ROBBINFA’NA BIMA ‘ALAMTANA
ROBBI ‘ALIMNA ALLADZI YANFA’UNA
ROBBI FAQQIHNA WAFAQIH AHLANA
WAQOROBATI LANA FI DININA

MUGI GUSTI NGAMANFA’ATKEUN
KANA ELMU NU DIPASIHKEUN
MUGI GUSTI NGAWURUKAN
KANA ELMU PIMANFAATEUN

MUGI GUSTI MASIHAN PAHAM
KA ABDI JEUNG KA AHLINA
KABARAYA-BARAYA ABDI
DINA ELMU AGAMANA

TAWASHALNA BITA’ALIMIN
TAWASHSHALNA BITA’LIMIN
ANTARZUQONAL WASI’AH
WA ANTARZUQNAL AMANAH

ABDI TAWASUL KUPANGAOSAN
ABDI TAWASUL KU PANGWURUKAN
MUGI GUSTI NGARIZQIAN
KAJEMBARAN KAAMANAN

Agu
31

Jika akalnya dapat dikendalikan dengan ajaran Alloh, dengan kebenaran, dengan kebersihan jiwa, maka akan bermanfaat dan menjadikan diri kebih mulia.

 

Jika akal tidak dikendalikan dengan ajaran Alloh, akal bisa jadi bingung , membuat lupa diri. Akal sering kali tidak jujur, siang dan malam membuat kepalsuan untuk memuaskan kehendak dan kepentingan sendiri.

 

Selanjutnya akal  melanggar aturan . bersifat memaksa ,sering muncul  dengki , jahat ingin disanjung, ingin dipuji, ingin selalu dihargai, berlaku sombong, yang pada kenyataannya justru membuatnya tidak berharga sama sekali.

Agu
31

Melakukan Shalat sebatas lahiriyahnya, tidak berpengaruh sama sekali kepada akal dan budinya, tak mampu mencegah keji dan munkar dalam kehidupan sehari-harinya, perangainya buruk, masih suka mencuri, korupsi, judi, dan berbohong.

Shalat yang dilakukan dengan jiwa bersih akan berpengaruh kepada cabang kehidupan lainnya. Otomatis yang melakukan shalat dengan baik itu akan menjadi baik prilaku, budi pekerti dan kalbunya. Itulah shalat yang membekas.

Jun
06

Jelema teu boga nanaon

sanajan nyawa sorangan

teu ngaboga-boga

gening dicabut nyawa mah

teu bisa nolak

 

sanajan bari susah

bari senang

bari jadi rakyat

bari jadi pejabat

bari keur kaya

bari keur sangsara

 

kabeh oge pada ngadago-dago

iraha balik

iraha rek disampeur

pasti balik

pasti disampeur

sanajan betah keneh

bakal dibalikkeun

sanajan heunteu daek

jelema mah ngan saukur

aku-akuan

jelema mah ngan saukur

aku-akuan

teu ngaboga-boga

Mei
02

ULAH BIMBANG TINA RIZQI., KUDU KUMANDEL PERCANTEN YEN ALLOH ANU NGARIZQIAN.KUDU PERCAYA KANA JANJI ALLOH.SAKUR ANU KUMARENDANG DI ALAM DUNYA ALLOH NU NGARIZQIAN.

ULAH  MIKIRAN RIZQI NEPIKA TEU AYA WAKTU KEUR IBADAH.

SAMPURNAKEUN THOLABUL ILMI JEUNG AMAL. DINA WAKTU RUMAJA ULAH MIKIRAN TEUING MASALAH RIZQI. ARI KEUR DIAJAR MAH ULAH MIKIRAN KASAB, LEUWIH HADE HUSU NYAMPURNAKEUN ELMU JEUNG AMAL. LAMUN GEUS LAKI RABI KAREK ULAH NEPIKA NINGGALKEUN KASAB.

KUDU SUMOLONDO, TATAGENAN KA ALLOH ( TAWAKAL ) ULAH TADALLUL, NGAHINAKEUN DIRI. CONTO PAGAWEAN TADALLUL NYAETA : LOBA MENTA KA MAKHLUK, NGANDELKEUN PAMERE BATUR, BARANG MAEN, BARANG PENTA KA BATUR, .

TADALLUL NUDUHKEUN KANA TEU MANDIRI, TATAGENAN KA MAKHLUK TEU DAEK USAHA.

 

Mei
02

IHLAS TEH PAGAWEAN HATE.

ALLOH MOAL NAMPI AMAL KAJABA ANU IHLAS

ULAH NGAMAKSUD TAAT IBADAH KAJABA PIKEUN NGADEUHEUSKEUN DIRI KA ALLOH, MAMRIH RIDLO ALLOH.. ULAH NGAHAREP TAAT IBADAH MAMRIH PANGALEM TI PAPADA JALMA..KUDU MIKAREMPANG KANA RIA. RIA NGAHAPUS KANA PANGAJI PAHALANA IBADAH. RIA NGARUKSAK KANA NILAINA IBADAH.

KUDU NINGALI KANA PANINGALNA ALLOH, ANU MAHA NINGALI.

.ULAH NGADOHIRKEUN IBADAH ANJEUN KA JALMA KAYA SUPAYA JALMA NGANGGAP ANJEUN AHLI IBADAH, KAJABA SUPAYA DITURUTAN KU JALMA NU REK DIAJAR.

AYA AMAL NU TEU BISA REUREUNCEPAN, SEPERTI : NGELEK KITAB BADE NGAJI.

TEU DIANGGAP SAMPURNA HINGGA JALMA LIR IBARAT ONTA, MOAL AYA NU HAYANG KAPUJI KU ONTA.

TEU SIEUN DICACAD KU ANU NYACAD. REK DIPUJI REK DIHINA OGE IBADAHNA TEU KAHALANGAN.

 

Apr
30

Sejak tahun 1990 Yayasan Pesantren Assalafiyyah Batujajar dengan berbagai keterbatasannya membantu pemerintah untuk menampung para generasi bangsa yang dhuafa. Menampung generasi bangsa yang berpotensi untuk berkembang yang mempunyai keterbatasan materi, sandang dan papan.

Mereka lemah untuk memenuhi biaya hidup ,biaya pendidikan dan biaya-biaya lain yang mereka butuhkan, baik yang masih mempunyai orang tua ataupun yang sudah ditinggalkan wafat oleh orang tuanya.

Ternyata mereka sangat membutuhkan kasih sayang kita. Kepedulian kita sangat dipertaruhkan. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita, baik secara moral maupun material. Sudah barang tentu kita tidak akan membiarkan , masa bodoh atas keberlangsungan mereka . Pastinya keinginan kita memajukan mereka agar menjadi orang berguna dan menjadi generasi yang tangguh di masa akan datang..

Dengan rasa ta’dhim kami sampaikan kepada para dermawan, para hartawan,  kaum muslimin muslimat sudilah kiranya memberikan saran dan zakat, infaq, dan shadaqhnya untuk mereka..

Adapun untuk memudahkannya bisa langsung datang ke alamat kami : Blok Pesantren RT. 01 RW 07 Desa, Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar , Kabupaten Bandung Barat. Telepon 022 6864212.

Atas partisipasinya kami haturkan jazakumulloh khoirul jaza, jazakumulloh khoiron katsiiroo. Bantuan kita sangat sangat berharga dan berguna bagi mereka. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami, yang tidak bisa disebutkan satu-satu. Semoga amal bakti Bapak/Ibu dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amiin ya mujibassailiin.

Feb
12

geura leupaskeun

ulah dibabawa

lesotkeun…. coplokkeun

tina pikiran leupaskeun

pisahkeun

raga jeung jiwa

cul raga , tinggal jiwa

jiwa satekah polah ngabersihkeun raga

jiwa nepikeun maksud utama

seja masrahkeun ka Gusti Anu Kawasa

lain dunya nu dipencrong

panon batin anteng

teu kagembang

ngabayang urusan kadunyaan

pasrah sumerah ka Pangeran

patrikeun dina ati

sing gumati

dzikir ka Ilahi

 

Jan
22

Lamun sakirana kahadiran kuring ngaganggu kapentingan maraneh.
jeung lamun sakirana maraneh teu daek narurut kana ayat-ayat Alloh,
teu daek eling ka Alloh.
Sok atuh tembongkeun ka kami ,
ulah rarahasiahan,
sok tembongkeun
ulah susulumputan
sok kumpulkeun balad-balad maraneh keur ngaganggu kuring,
sanajan maraneh kitu lampah,
da tetep kuring mah arek tawakkal ka Alloh.