Abiazmi’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Dana Pendidikan Belum Merata

Anggaran pendidikan  tidak usah dipersoalkan . Justru yang sangat perlu, mensyukurinya dengan memanpaatkan anggaran tersebut sesuai dengan ketentuan seharusnya. Sekalipun dipersoalkan  tapi tidak ada  perubahan , apa artinya. Habis waktu. Sementara tugas yang lain masih banyak yang harus diperhatikan .

Terima semua kenyataan ini dengan sungguh-sungguh, memang itu kenyataannya.Anggaran yang kecilpun jika dipergunakan dengan sebenarnya akan tampak manfaatnya. Anggaran  besar tidak dipergunakannya  tidak ada manfaatnya .

Memang ini kemampuan para anggota dewan terhormat memperjuangkan anggaran  pendidikan , sesuai dengan kemampuan yang tersedia.Tidak hanya anggaran pendidikan saja yang perlu dirumuskan, banyak anggaran untuk yang lainnya perlu juga dirumuskan dan ditetapkan, sekalipun ada yang tidak terlalu penting dibandingkan dengan anggaran pendidikan, tapi perlu.

Sementara terus menerus anggaran pendidikan diperbaiki ,para pengelola pendidikan dari atas hingga bawah memperjuangkan bagaimana kwalitas pendidikan ditingkatkan. Tidak hanya pendidikan yang diselengarakan oleh pemerintah , juga lembaga-lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh yayasan yang dibantu pemerintah dan yang tidak dibantu oleh pemerintah atau belum dibantu pemerintah.

Semuanya bahu membahu mencerdaskan anak bangsa, baik yang belajar di ruangan atau di lapangan atau dimana saja proses belajar itu berjalan.

Lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah seperti sekolah berlebel Negeri, yang bangunannya dibantu pemerintah,  Kepala sekolah,guru-guru, TU dan pegawai sekolahnya sebagian besar PNS, dan sarana dan prasarana lainnya dibantu pemerintah. Sering disebut juga Sekolah Negeri.

Lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh Yayasan yang dibantu oleh pemerintah disebut sekolah swasta. Bantuan pemerintah tidak seperti bantuan kepada sekolah negeri. Ada yang dibantu salah satu atau beberapa guru, hanya kepala sekolahnya, sebagian kecil bangunannya, sebagian kecil buku sumbernya dsb.

Ada sekolah swasta yang gurunya, bangunannya,dsb.nya belum dibantu pemerintah, mengandalkan swadaya masyarakat murni.

Jumlah siswa sekolah negeri biasanya banyak, sedangkan sekolah swasta siswanya sedikit. Siswa negeri dan swasta sama-sama dibebani biaya pendidikan. Tapi guru negeri dan swasta berbeda. Guru swasta diberi gaji dari siswa, sedangkan guru negeri digaji dari pemerintah ditambah jika ada kelebihan  jam mengajar  (KJM).

Siswa negeri dan swasta sama-sama dibebani biaya pembangunan. Hanya bedanya jika swasta ingin membangun akan menghabiskan biaya pembangunan siswa, sedangkan negeri akan menghabiskan bantuan pemerintah dan biaya pembangunan yang bersumber dari siswa.

Selain pengelola pendidikan yang menggunakan anggaran itu sebaik mungkin, juga keikutsertaan pengawas anggaran sangat dibutuhkan.Jangan terjadi anggaran yang sedikit  untuk mencerdaskan anak bangsa itu , juga dipergunakan untuk memenuhi kepuasan pribadi para pejabat pengelola pendidikan.Jika anggaran yang sedikit saja diambil, apalagi anggaran yang besar.

Pengawas anggaran yang benar-benar dibutuhkan itu bukan pengawas yang harus diawasi lagi oleh pejabat pengawas. Tapi dia yakin bahwa dia terus diawasi oleh makhluk yang tidak kelihatan oleh mata telanjang. Dia yakin semua akibatnya itu akan dipertanggungjawabkannya kelak di alam baqa. Mereka bukan tipe koruptor yang menggasak uang rakyat atau pencuri terhormat.

Nampaknya sekalipun sedikit tapi barokah bisa mencerdaskan rakyatnya. Ilmu yang diserappun akan barokah, karena hasil dari qona’ah para penggiat pendidikan, sehingga mereka digelarilah pahlawan tanpa jasa.

Belum Ada Tanggapan to “Dana Pendidikan Belum Merata”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: