Abiazmi’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Westerling Nyaris Akan Membumihanguskan Pesantren Assalafiyyah

Pesantren Assalafiyyah , salah satu pesantren yang berada di tempat yang strategis,  berdiri di lingkungan perkotaan, berdekatan dengan pusat keramaian, berdekatan dengan pasar dan Mesjid Besar Batujajar, serta jalan raya yang dilewati oleh kendaraan dari berbagai jurusan,  dari arah Pangalengan , Ciwidey , Gununghalu yang akan ke Jakarta. Banyak trayek yang melewati jalan Raya Batujajar, diantaranya : Gununghalu – Ciroyom, Cijenuk – Ciroyom, Cijenuk – Cileunyi, Cijenuk – Leuwipanjang, Cililin – Cimahi dsb.

Menurut kisah salah satu santrinya, KH. Ahmad Banuraja, bahwa Pesantren Assalafiyyah itu pernah akan dijadikan tempat perkantoran dan perumahan. Pengembang akan memindahkan secara paksa agar pesantren tidak berada di tempat tersebut. Mama Sulaeman , sesepuh/pengasuh pesantren dan para santri pada saat itu resah,  harus kemana pesantren itu pindah. Sementara di tempat tersebut sudah merasa nyaman dan kerasan. Dan banyak pohon-pohon yang produktif harus ditinggalkan. Sebagai usaha mencari solusi , Mama Sulaeman  pernah mengirimkan surat kepada Mama Gentur di Purwakarta. Isi surat itu menginformasikan berita tentang akan diadakannya penggusuran pesantren, mohon solusinya, sekaligus dimintakan do’a, agar penggusuran tersebut tidak pernah terjadi.

Mama Gentur, sebagai shahabat dan sama-sama dengan Mama Sulaeman  berasal dari daerah Banten merasa kaget kedatang surat tersebut. Beliau mendo’akan, semoga penggusuran tidak terjadi, dan seandainya terjadi, menyarankan agar Mama Sulaeman dan santrinya hijrah ke Purwakarta dan mempersilahkan tanahnya diwakafkan untuk digunakan pesantren.

Alhamdulillah , Do’a Mama Sulaeman , para santri  dan Mama Gentur terkabul ,penggusuran sampai saat ini tidak terjadi.

Pada jaman Westerling,  pesantren Assalafiyyah nyaris akan dibumihanguskan, karena  Westerling  mengendus, bahwa pesantren Assalafiyyah sebagai pusat informasi sekaligus markas para pergerakan, yang tidak mau kompromi dengan imperialis/penjajah. Setelah tersebar berita akan adanya  pembumihangusan pesantren , para santri musyawarah dipimpin oleh Mama Sulaeman , mencari solusi agar pembumihangusan tidak terjadi . Salah seorang peserta rapat menyarankan agar Mama bersilaturahmi kepada Om Terry. Om Terry adalah salah seorang tetangga pesantren yang aktif sebagai tentara Westerling.

Om Terry kaget kedatangan Mama Sulaeman berkunjung ke rumahnya. Setelah paham maksud  kedatangan Sesepuh Pesantren tersebut, Om Terry berjanji , akan  sekuat tenaga merayu/membujuk pasukan Westerling mengurungkan niatnya untuk membumihanguskan pesantren.  Pada keesokan harinya, Om Terry menghadap kepada komandan Westerling. Saat menghadap komandan, Om Terry mengaku bahwa Mama Sulaeman itu adalah masih saudaranya. Oleh karena itu, dia membujuk kepada komandan, agar mengurungkan niatnya untuk membumihanguskan pesantren  tersebut. Usaha Om Terry tidak sia-sia. Komandan Westerling menginformasikan kepada seluruh pasukannya agar mengurungkan rencananya semula.

Mama Sulaeman dan para santrinya melakukan sujud syukur, merasa gembira ,  pesantrennya akan tetap berdiri tegak dan kegiatan kepesantrenan akan terus berjalan , tidak akan terus dijurigai oleh Westerling.

Belum Ada Tanggapan to “Westerling Nyaris Akan Membumihanguskan Pesantren Assalafiyyah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: