Abiazmi’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Jadi Penganggur itu Tidak Enak

Siapa yang mau jadi penganggur? Siapapun tidak ada yang mau. Tapi apa boleh buat bila kenyataan itu telah terjadi. Sudah lelah mencari ke berbagai lapangan kerja tetap belum menemukan dan tidak menerima. Sementara berbagai kebutuhan tidak bisa dilewatkan. Apalagi jika sudah berkeluarga, selain kebutuhan pribadi juga kebutuhan keluarga perlu dipenuhi.

Ada ijasah tapi lapangan pekerjaan tidak ada, berbagai perusahaan sudah penuh bahkan banyak karyawan lama yang akan diphkkan.
Untung kalau punya keahlian, bisa memanfaatkan keahlian itu. Bisa saja berjualan kalau ada yang bisa ngasih modal. Kalau punya kekuatan untuk jadi kuli bisa dimanfaatkan, Ternyata keahlian, modal dan kekuatan tidak ada, terpaksa menganggur.

Menganggur ternyata tidak mengenakkan. Orang tua, keluarga, tetangga pada membicarakannya. Tidak betah di rumah. Banyak di rumah sering panas telinga. Terpaksa ajakan teman yang sering nangkring di depan pasar diturutinya. Mereka juga ternyata kreatif. Nangkring di depan pasar ,pinggir jalan raya banyak mobil dan motor yang parkir dijadikan lapangan pekerjaan bagi mereka. Sudah barang tentu jadi pekerja parkir yang ilegal. Mereka tarik uang parkir dari yang parkir di pinggir jalan yang sebenarnya tidak diperbolehkan untuk menyinpan kendaraan di pinggir jalan, karena akan memecetkan.

Lumayan sehari pendapatan bisa mencapai Rp. 100,000. Mereka bergerombol 5 orang sampai 10 orang, bergiliran memungut uang pakirnya. Pendapatannya dibagi habis sejumlah orang yang hadir. Diantara mereka bilang “Alhamdulillah dengan cara ini kami bisa memenuhi salah satu kebutuhan kami dan jika ada sisa dibawa pulang untuk keluarga, lumayan kami tidak sampai kelaparan. Tidak nekad mencuri atau jadi garong. Nampaknya, seandainya para koruptor sadar dan insap, mungkin pemerintah akan mampu menyalurkan para penganggur. Sayang koruptornya semakin pintar dan cerdik. Koruptornya sudah tidak punya rasa malu dan belas kasihan kepada para dhuafa dan penganggur.”

Para penganggur yang kreatif bisa aman. Yang sangat ditakutkan itu penganggur yang nekad karena desakan ekonomi, asalnya tidak suka mencuri jadi tidak malu mencuri, asalnya tidak suka menggarong jadi berani menggarong, bahkan mereka berani mati untuk memenuhi kebutuhan hajat sehari-harinya. Jika itu terjadi, pasti akan memberatkan dan bisa menjadi ancaman untuk keamanan masyarakat.

Semoga para penganggur cepat dapat pekerjaan, agar tidak ada ketimpangan sosial.

Belum Ada Tanggapan to “Jadi Penganggur itu Tidak Enak”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: